Tutorial

Cara Membuat Presentasi PowerPoint Keren, Cepat dan Mudah!

Mulai dari tingkat sekolah dasar hingga corporate, membuat PowerPoint atau PPT adalah kemampuan yang wajib dikuasai.

Ya, bagi siswa pun kemampuan ini sebaiknya mulai diasah. Kedepannya akan sangat berguna, baik di sekolah maupun jenjang lanjutannya.

Biasanya kamu akan diminta baik untuk tugas maupun sebagai media mempresentasikan sesuatu, tugas, project, pitching, atau kebutuhan lainnya.

So, kemampuan mengolah PPT ini wajib kamu dalami, ya!

Back to the topic, pada artikel ini kita akan belajar cara membuat power point yang keren. Namun, kita mulai dari dasar terlebih dahulu. Bila kamu sudah menguasai dasar-dasar PPT, kamu bisa langsung loncat ke bagian kedua.

  • Bagian 1: membahas mengenai perkenalan dan dasar-dasar PowerPoint.
  • Bagian 2: membahas konsep, cara, dan tips apa saja yang bisa membuat tampilan powerpoint makin keren.

[toc]

Perkenalan Power Point untuk Pemula

Menariknya, jika dasar dari power point telah kamu kuasai. Penulis yakin, kemampuan kamu untuk mengolah ide-ide rumit di powerpoint bisa diimplementasikan.

Workspace PowerPoint

Header: berisi menu dan tools yang digunakan dalam berkreasi dengan powerpoint. Selengkapnya mengenai menu akan dibahas setelah ini.

Body: ini merupakan canvas tempat tulisan, gambar, audio, efek, video, dan sebagainya ditaruh.

Footer: bagian yang berisi fitur keterangan jumlah slide, display setting, atau zoom in/zoom out.

Menu-Menu di PowerPoint

File: berisi pilihan dalam pengaturan file, misalnya kamu ingin print PowerPoint bisa dengan menggunakan menu ini. Export PPT ke formal lain, misalnya MP4, nah juga bisa melalui menu ini.

  1. Home: berisi pilihan template default PPT serta riwayat file PPT yang pernah kamu buka.
  2. New: membuat file PPT baru.
  3. Open: membuka PPT yang sudah ada sebelumnya.
  4. Info: menampilkan informasi mengenai PPT, misalnya size, title, last modified, author, dan sebagainya.
  5. Save: menyimpan file PPT yang telah dibuat/diedit.
  6. Save As: menyimpan file PPT yang telah dibuat/diedit dengan nama dan/atau format yang berbeda.
  7. Print: mencetak dokumen PPT.
  8. Share: membagikan file PPT ke OneDrive.
  9. Export: export PPT menjadi format file yang berbeda, misalnya PDF/XPS, GIF, Video, dan beberapa pilihan lainnya.
  10. Close: menutup pilihan menu File.
  11. Account: konfigurasi akun Microsoft Office dan lainnya.
  12. Feedback: memberikan tanggapan kita sebagai pengguna Microsoft PowerPoint pada developer.
  13. Options: opsi pengaturan yang terkait dengan Proofing, Bahasa, dan fitur lainnya.

Dari ragam submenu di atas, yang biasanya digunakan adalah new, open, save, save as, dan export. Misalnya nih, kamu mau jadiin PPT ke video, nah itu bisa dengan menggunakan submenu Export.

Home: berisi tools dalam pembuatan tulisan, pengaturannya, penambahan objek, menambah side, hingga voice.

Biasanya fitur ini diperuntukkan dalam hal perubahan jenis tulisan, warna, alignment, atau penambahan objek tertentu.

Insert: berisi tools untuk insert atau menambahkan elemen-elemen pendukung. Misalnya, kamu ingin menambahkan music ke PPTnya. Nah, fiturnya ada disini.

Beberapa submenu yang kerap digunakan, yakni table, pictures, shapes, audio, dan video. Bila kamu ingin menambahkan tampilan rumus matematikan, itu ada di bagian Equation.

Design:  berisi tools yang akan mempercantik PPT kamu, baik dari sisi warna, konsep penataan slide, ukuran slide, atau background.

Transitions: berisi pilihan-pilihan transisi antar slide pada PPT kamu. Ya, mungkin kamu pernah lihat saat pergantian slide, ada efek tertentu, misalnya seperti membuka jendela. Nah, ini caranya ada di bagian transitions.

Slide Show: berisi tools yang lebih dikhususkan saat kamu melakukan presentasi. Disini ada fitur mengenai slide awak, slide yang hendak disembunyikan, atau ngerekam tampilan presentasi + suara kamu.

Review: berisi tools yang digunakan dalam hal proses peninjauan ulang PPT. Misalnya, cek spelling, translate, atau comment. Biasanya fitur ini digunakan dalam proses koreksi oleh pihak lain terhadap PPT.

View: berisi tools yang difungsikan dalam mengatur tampilan dari PPT. Misalnya, kamu ingin menampilkan tampilan canvas PPT dalam bentuk banyak slide, nah ini pengaturannya ada di View.

Ini adalah contoh sebelum-sesudah pengaturan tampilan, dari Normal ke Slide Sorter.

Add-ins: berisi tools tambahan yang biasanya didapatkan setelah menginstall ekstensi atau aplikasi tertentu yang terintegrasi dengan PowerPoint.

Help: berisi submenu yang digunakan untuk memberikan rate kepada Ms. PowerPoint atau melihat tutorial tertentu ada disini (bagian Show Training).

Shortcut Penting

Pada dasarnya shortcut pada PowerPoint sama dengan Ms. Word. Berikut penulis tampilkan beberapa saja, sebagai pengingat bagi pembaca.

  1. CTRL + O: membuka PPT tertentu.
  2. CTRL + S: menyimpan PPT.
  3. CTRL + C: copy (menyalin) sesuatu (tulisan, gambar, icon, slide, dsb).
  4. CTRL + V: paste (menempel) sesuatu yang sebelumnya telah dicopy.

Cara Menggunakan PowerPoint (Dasar)

Setelah mengenal menu-menu apa saja yang ada di PPT, berikutnya kita akan masuk ke tutorial dasar dan esensial dalam membuat PowerPoint.

Setelah familiar dengan tutorial dasar ini, nah kamu sudah bisa membuat PPT yang lebih bagus dengan bantuan kreatifitas.

Menambahkan Teks

1. Buka slide PPT yang ingin ditambahkan teks. Lalu, pada click to add title atau click to add text.

2. Setelah teks ditambahkan, kamu bisa mengatur ukuran, warna, bold, italic, underline, alignment, text direction, dan lainnya di bagian Font atau Paragraph.

Menambahkan Gambar

1. Pilih menu Insert » Pictures » Pilih salah satu sumber dari gambar yang hendak dimasukkan ke PPT.

2. Pada contoh ini saya akan mencontohkan dengan this device dan stock images. Gambar 1 merupakan this device sementara gambar 2 dari stock images. Pada stock images tersedia 4 jenis pilihan, yakni Stock Images, Cutouteople, Icons, dan Stickers.

3. Setelah gambarnya dipilih, klik Insert. Nah, berikut adalah contoh dari gambar yang penulis masukkan ke PPT.

Menambahkan Objek

1. Pilih Insert » Shapes. Disini kamu bisa memasukkan objek persegi, lingkaran, segitiga, dan objek lainnya.

2. Setelah objek dipilih, selanjutnya kamu sesuaikan objek tersebut dengan ukurannya yang diinginkan.

3. Pada bagian Shape Format, kamu bisa mengatur warna, border (bingkai), dan opsi lainnya.

Memilih Tema

1. Pilih Design » Themes. Lalu, themes/tema yang kamu sukai. Setelah tema dipilih kamu bisa sesuaikan pula warnanya dengan memilih bagian Variants.

2. Berikut ini adalah perubahan PowerPoint setelah temanya diganti.

Menambahkan Slide Baru

Terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan, cara yang sederhana cukup klik slides tertentu, lalu Enter. Namun, ada cara lainnya, ini listnya.

Cara 1: Klik slides tertentu, lalu Enter.

Cara 2: Klik slides tertentu, lalu klik kanan. Pilih New Slide.

Cara 3: Pilih Menu Home » New Slide.

Menambahkan Efek

Misalnya kamu ingin tampilan dari PPT makin menacararik, nah bisa banget pake efek, caranya.

Pilih objek tertentu yang akan ditambahkan efek. Pada case ini saya menambahkan efek Fly In. Efek ini akan membuat tulisan kamu seolah naik ke atas.

2. Setelah ditambahkan efek, kamu bisa lihat previewnya secara langsung.

Menambahkan Transisi

1. Pilih slide yang hendak ditambahkan transisi. Caranya cukup klik slide yang ada di sisi kiri.

2. Pilih menu Transition » pilih transisi yang menurut kamu bagus.

Mengatur Konsep Warna/Font

1. Pilih Menu Design » Variants » Colors » Pilih skema warna yang sesuai dengan presentasi kamu.

2. Selain menggunakan skema warna yang sudah disediakan oleh PowerPoint, kamu bisa juga mengatur warna dengan memilih bagian Customize Colors.

3. Langkah yang sama bisa kamu coba untuk pengaturan fonts, effects, dan background styles.

Menyimpan Presentasi PowerPoint

Terdapat beberapa cara untuk menyimpan presentasi, sebagai berikut:

  • Cara 1: tekan CTRL + S.
  • Cara 2: klik icon disket pada pojok kiri atas.
  • Cara 3: pilih menu File » Save.

Menayangkan Presentasi

Untuk menayangkan powerpoint ada beberapa cara yang bisa dilakukan, biasanya saat kamu menggunakan projector.

  • Cara 1: buka PPT kamu, lalu tekan F5.
  • Cara 2: pilih menu Slide Show » pilih From Beginning atau From Current Slide.

Cara Membuat PowerPoint yang Keren

Di bagian ini kita akan explore lebih lagi konsep, cara, atau tips agar tampilan presentasi makin keren!

Konsep yang biasanya digunakan pada presentasi keren adalah minimalis. Tak perlu terlalu banyak teks, tampilkan saja kerangka/poin yang disampaikan.

Dosen saya pernah berkata yang itinya seperti ini, namanya saja PowerPoint. Jadi, ya cukup muat poin-poin saja.

Rancang Struktur Konten

Langkah pertama adalah rancang struktur dari konten. Biasanya penulis membuat script apa saja yang akan disampaikan pada tiap slide.

Menurut penulis merancang struktur ini cukup membantu dalam kemudahan maupun kecepatan membuat PPT sehingga kamu di tengah jalan tidak kebingungan “materi apalagi ya?”.

Skema Warna

Bila kamu menggunakan tema, biasanya skema warnanya sudah cukup bagus. Namun, kamu masih bisa berkreasi lagi.

Kontras Background dan Tulisan

Warna lain yang sebaiknya menjadi perhatian adalah warna antara background dan tulisan. Konsepnya sederhana, yakni background gelap maka tulisannya terang dan sebaliknya.

Tambahkan Media Pendukung

Media pendukung (icon, gambar, audio, atau video) ini digunakan agar presentasi tidak begitu membosankan. Kamu bisa menambahkan gambar pendukung, misalnya pada gambar di atas gambar orang yang sedang menunjuk pada papan tulis.

Selain itu bisa pula menambahkan video, caranya bisa lihat disini: Cara Menambahkan Video di PowerPoint.

Perhatikan Alignment dan Spasi

Pada tiap slide sebaiknya hanya menggunakaan alignment yang sama, misalnya rata kiri maka paragraf.

Gunakan 1 atau 2 Variasi Font

Dalam hal font, biasanya presentasi yang menarik tersebut cukup menggunakan 2 jenis font (typeface) saja, font untuk judul dan font untuk kontennya.

Gunakan Tema

Nah, ini cara terakhir membuat presentasi keren. Bila kamu menggunakan cara ini tidak perlu lagi memikirkan skema warna, icon, alignment, konsistensi, atau font.

So, menggunakan tema ini mempercepat proses pembuatannya banget. Kamu hanya perlu menyesuaikan dengan materi yang hendak disampaikan.

Selain menggunakan tema bawaan di PowerPoint, kamu juga bisa menggunakan tema/template custom yang banyak tersedia di internet.

Pengalaman penulis setelah menggunakan tema, hasil dari presentasi dari sisi tampilannya jauh lebih bagus.

Salah satu website yang menurut penulis bagus adalah slidesgo.com. Ini merupakan contohnya, tampilan presentasi kamu bakal lebih kece.

Tapi, agar dapat menggunakan tema ini lebih leluasa, sebaiknya kamu sudah memahami teknis dasar menggunakan PPT yang sudah kita bahas di bagian atas.

Agar pekerrjaan kamu lebih mudah dalam hal pengaturan warna, alignment, konsistensi, dst, penulis menyarankan untuk menggunakan tema-tema custom dari vendor tertentu.

Misalnya, slidesgo.com atau envato elements. Khusus bagian ini akan dibahas khusus lebih mendalam di konten berikutnya.

Demikianlah pembahasan mengenai cara membuat presentasi dengan power point, dari tingkat dasar hingga menjadikkann PPT tersebut lebih keren. Semoga bermanfaaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *